Perbandingan Polusi Udara Indonesia dengan Negara Asia lainnya

29 Agustus 2023, 17:00 WIB
Polusi udara Indonesia buruk /Instagram @polusiudarajakartaburuk/

MANADOKU.com - Dalam situasi saat ini, tingkat polusi udara di Indonesia menjadi perhatian serius jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia.

Meskipun wilayah Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, tingkat polusi udara yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Data menunjukkan bahwa beberapa kota besar di Indonesia mengalami masalah serius terkait polusi udara, terutama akibat aktivitas industri, transportasi yang padat, dan pembakaran sampah.

Perbandingan dengan negara-negara tetangga di Asia menggambarkan perlunya tindakan yang lebih tegas dalam mengatasi masalah ini demi menjaga lingkungan dan kesejahteraan bersama.

Baca Juga: TWICE Akan Konser di Indonesia Akhir Desember Nanti

Data AirNow yang dikutip MANADOKU.COM dari BBC News menyebutkan bahwa pada periode Mei hingga September 2023, polusi udara di Jakarta telah mencapai kisaran 35 µg/m³ hingga melebihi 50 µg/m³.

Artinya, kondisi udara saat ini berbanding terbalik dengan saat tahun 2021, dimana saat itu Indonesia justru mengalami penurunan sebesar 18,7% dengan rata-rata polutan halus dalam udara 30 µg/m³.

Padahal, berdasarkan laporan AQLI, polusi udara yang berisi partikel halus (PM 2.5) berpotensi mengurangi usia hidup rata-rata warga Indonesia hingga 1,4 tahun dibandingkan jika kualitas udara di Indonesia memenuhi standar WHO, yakni 5 µg/m³.

Pada tahun 2021, tingkat polusi udara Kambodia dan Thailand meningkat 15,8% dan 5,5%.

Sedangkan, Myanmar sebagai negara yang paling berpolusi se-Asia Tenggara memiliki polusi partikel dengan konsentrasi 35 µg/m3, yakni tujuh kali lipat dari pedoman WHO.

Di Thailand, polusi partikel naik 5,5 persen dibandingkan pada 2019. Rata-rata nasional negara itu mencapai 23,2 µg/m3 pada 2021 dan angka tersebut sudah dipertahankan sejak pertengahan 2000-an.

Berpindah ke wilayah Asia Selatan, rata-rata penduduk Bangladesh, India, Nepal, dan Pakistan yang terkena tingkat polusi berpartikel mencapai 51,3 persen lebih tinggi dibandingkan pada awal abad.

Para penduduk di negara-negara tersebut berpotensi kehilangan 5,2 tahun dari usia hidup berdasarkan rata-rata kualitas udara pada 2021.

Sebagai contoh, berdasarkan data PM2.5 satelit 2021 yang baru dan direvisi, polusi di India telah meningkat dari 56,2 µg/m3 pada 2020 menjadi 58,7 µg/m3 pada tahun 2021, yakni 10 kali lipat dari pedoman WHO.***

Editor: Sahril Kadir

Tags

Terkini

Terpopuler