Komunitas Pers Bersatu Tolak Draf RUU Penyiaran

- 14 Mei 2024, 17:54 WIB
Ilustrasi komunitas pers
Ilustrasi komunitas pers /Cianjurpedia / Cecep M

MANADOKU.COM - Dewan Pers dan seluruh komunitas pers mengecam keras isi draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang saat ini tengah diajukan DPR untuk merevisi UU nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Ketua Dewan Pers, Dr Ninik Rahayu, menyatakan penolakan tersebut pada Selasa 14 Mei 2024.

"Kami menolak RUU Penyiaran. Kami menghormati rencana revisi UU Penyiaran tetapi mempertanyakan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 justru tidak dimasukkan dalam konsideran RUU Penyiaran," kata Dr. Ninik Rahayu.

Penolakan serupa juga disuarakan oleh Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dyatmika.

Baca Juga: Universitas Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2024, Adakah dari Manado?

"Jika tetap ngotot untuk memberlakukan RUU itu, maka Senayan akan berhadapan dengan masyarakat pers," ujar Wahyu.

Menurut Ninik, bila RUU itu nanti diberlakukan, maka tidak akan ada independensi pers, yang kemudian pers pun menjadi tidak profesional.

Dia juga mengritik penyusunan RUU tersebut yang tidak melibatkan Dewan Pers sejak awal dalam proses pembuatannya.

Ninik menambahkan bahwa proses penyusunan UU harus melibatkan partisipasi penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

Halaman:

Editor: Sahril Kadir


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini