Perkumpulan Literasi Utara Launching PMS, Perempuan Jangan Cuma Fokus Urus Body

- 25 April 2024, 16:00 WIB
Launching PMS oleh Perkumpulan Literasi Utara.
Launching PMS oleh Perkumpulan Literasi Utara. /Istimewa/

MANADOKU.COM - Perkumpulan Literasi Utara melaunching salah satu program terbarunya, yaitu Perempuan Membaca Semesta (PMS). Launching program PMS tersebut dilaksanakan tepat saat World Book Day 2024, yang tahun ini diperingati pada Selasa 23 April 2024.

Ketua Perkumpulan Literasi Utara sekaligus innisiator PMS Faradila Bachmid mengatakan, program ini tumbuh dari rahim pikir kegersangan nalar kritis para perempuan, yang lebih fokus mengurus body, hingga melupakan mind and soul.

Sedangkan singkatan PMS, kata dia, lahir atas dasar identik dengan habituasi perempuan yang biasanya disebut Premenstrual syndrome (PMS).

"Namun PMS yang ini adalah sebuah cerminan kekuatan perempuan dalam membaca situasi, membaca tulisan, bertutur, proses berfikir, hingga pengambilan keputusan dalam setiap jengkal kehidupan yang dia ambil," jelasnya kepada MANADOKU.COM, Kamis 25 April 2024.

Baca Juga: Sebuah Sanggahan 'Perempuan Haid Boleh Berpuasa'

Faradila menjelaskan, Perempuan Membaca Semesta adalah wadah berkumpulnya ide-ide kreatif dari para perempuan inovatif di abad ini, dengan beragam latar belakang, mulai dari budaya, pekerjaan, karya, hingga gaya hidup.

"PMS harus hadir sebagai penyeimbang sudut pandang dan paradigma, salah satunya di tengah gempuran iklan skincare, fashion yang hadir di seluruh platform digital meletakan kecantikan kulit, berpenampilan menawan sebagai hal utama, namun melupakan bahwa ada hal yang lebih penting dari itu," tegasnya.

"Kecantikan sesungguhnya terpancar jelas dan memiliki nilai utuh ketika wawasan, sudut pandang, pengetahuan, hingga proses pengambilan keputusan dalam hidup dapat diputuskan dengan tepat dan cerdas, maka akan menjadi satu kesatuan yang utuh sebagai perempuan yang berkualitas dan akhirnya mampu melahirkan generasi-generasi unggul pada masanya," sambungnya.

Hal yang paling itu, ungkapnya, PMS harus dapat memberi dampak dan meninggalkan sejarah baik untuk regenerasi selanjutnya.

Halaman:

Editor: Sahril Kadir


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini