Tim SAR Manado Galang Kesadaran Masyarakat Tagulandang, Gunung Ruang Masih Keluarkan Asap

- 20 April 2024, 08:00 WIB
Gunung Ruang
Gunung Ruang /Google Map/

MANADOKU.COM - Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manado terus menggalang kesadaran dan tindakan cepat penduduk Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, serta mengingatkan mereka akan bahaya Gunung Ruang yang aktivitas vulkanik masih cukup tinggi.

Menurut laporan SAR Manado yang diterima pada Sabtu 20 April 2024, jumlah warga Tagulandang yang terdampak erupsi Gunung Ruang mencapai 11.624 orang, tersebar di 15 desa termasuk Desa Apengsala, Barangka Pehe, Boto, hingga Pumpente.

Meskipun demikian, hanya 2.176 orang yang telah mengungsi ke posko darurat, sementara sisanya masih bertahan di tempatnya masing-masing.

Data terbaru menunjukkan bahwa evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR Manado yang dibagi menjadi tim darat dan tim air untuk membantu warga keluar dari Pulau Tagulandang ke Pulau Siau, dengan estimasi waktu perjalanan satu jam menggunakan kapal SAR.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Ruang Masih Tinggi, Badan Geologi Minta Masyarakat Tetap Waspada

Setiap warga yang masih bertahan di rumah akan didatangi oleh tim SAR untuk pemeriksaan kesehatan dan keselamatan, serta mengimbau mereka agar tidak mendekati radius enam kilometer dari pusat kawah aktif.

Tindakan ini diambil karena Gunung Ruang masih berada pada level IV (Awas), dan pada hari ketiga operasi darurat, gunung tersebut masih mengeluarkan asap vulkanik, menjadikan pengungsian sebagai langkah yang lebih aman bagi warga.

Rekomendasi Badan Geologi Untuk Pemerintah dan Warga Setempat

Masyarakat sekitar Gunung Ruang diminta waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif. Evakuasi juga direkomendasikan untuk warga Pulau Tagulandang yang berada dalam radius tersebut.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker guna menghindari paparan abu vulkanik dan tetap tenang serta mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Ruang melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau situs web resmi.

Halaman:

Editor: Sahril Kadir


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini